Selasa, 07 Januari 2020

*Kenangan abadi antara aku dan ibuku*

Wanita kecil sudah beranjak dewasa,
Yang memiliki jutaan beban,
Tanggungjawab serta guncangan batin menyayat kalbu,
Detik demi detik telah dilalui,
Luka luka kecil tumbuh dan menggores,
Luka yang tiap detik menganga dan menutup,
Seperti kayu rapuh nan tua,
Dia ibuku,
Tapi mengapa dia seolah menyuruhku pergi,
Kata kata nya tak seindah kenangan masa itu,
Aku hanya gadis yang terpontang panting,
Aku rindu,
Gemuruh dalam hati,
Ingin rasanya kembali dalam kenangan yang terkubur waktu,
Tapi semua sudah berlalu,
Hanya menjadi kenangan abadi antara aku dan ibuku...

Cerpen

Dari dalam sebuah ruangan kosong terdapat dua kursi kosong. Disana yang terlihat hanyalah kegelapan tanpa ada secerca cahaya. Seketika dari kejauhan nampaklah bayangan yang tak pernah diduga. Dia datang dan mengetuk pintu perlahan, meski aku kuat menutup rapat-rapat ternyata dia bisa membuka pintu dengan sangat elegan.

“Silakan masuk” kataku dari dalam ruangan kosong sembari melihat sosok bayangan itu. Aku masih terdiam, tercengang dan tak berdaya karena dia begitu mudah membuka pintu.

“Bolehkah aku menjadikanmu sebagai putri dalam hidupku?” Tanya dia sambil menatap mataku.

“Emmm.. Ii,.yaa!” begitu mudah aku menjawab ajakan dia. Lalu aku dan diapun menjalani hari-hari bersama sambil merencanakan sesuatu yang luar biasa. Ragu dalam lintasan namun aku tetap melangkah maju dengan keyakinan. Suatu ketika pergantian tahun akan terjadi, lalu dia ijin untuk pergi bersama keluarga besarnya. Setelah malam itu diapun menjadi sosok yang sangat berbeda dari pertama bertemu. Hatiku terasa terombang-ambing dengan sikap dia yang berubah, akupun memberanikan diri untuk bertanya padanya. "apa yang sebenarnya terjadi?" kataku sembari berdo'a dalam hati. Diapun menjawab "aku tidak pantas untukmu".
Seketika hatiku seperti dicabik-cabik, dibakar dan dibuang kedasar jurang. Akupun bertanya lagi "apa alasan kamu berkata seperti itu?"
Dia hanya berkata "maafkan aku, aku butuh waktu". Lalu dia menghilang.


Satu bulan kemudian...


Aku kembali bertanya padanya, "bagaimana, masih butuh waktu lagi?" lalu dia menjawab "maaf, aku tidak bisa jalani sama kamu lagi".
Akupun terdiam sambil menunduk. Kemudian aku bertanya sekali lagi "alasannya apa tiba-tiba kamu berubah fikiran? Jelaskan!
Diapun tertegun dan enggan menjelaskan apapun. Seketika itupun dia menghilang bagaikan daun yang terbakar oleh api. Hanya tinggallah abu yang menjadi kenangan. Dia hanya datang untuk memberikan pelajaran, bukan untuk menetap seperti kata mutiara elegan yang hanya terucap dalam kata bukan dalam hati...




Cerpen
By :handhikuchan


Kamis, 12 September 2019

Satu titik yang bermakna

Ketika ada seseorang yang membuatmu terluka, bukan benci yang harus kamu lontarkan padanya,
Berilah dirimu ruang untuk melihat dimana titik kesalahanmu yang membuat seseorang itu melukaimu,
Jangan kau beri ucapan yang membuatnya terluka,
Berikan dia ucapan terima Kasih karena memperkuat dirimu menjadi lebih baik dan lebih tangguh dalam segala hal.
.
Jangan pernah kamu terpuruk hanya karena satu orang, buatlah keterpurukan menjadi sebuah kebangkitan dan kesuksesan yang luar biasa untuk masa akan datang.

• kosong•

Kosong bukan berarti sedang hampa,
Hampa bukan berarti sendiri,
Melainkan memperbaiki diri agar kekosongan itu berubah menjadi sesuatu yang Indah dan akan bersanding dengan yang sesuai dengan ketentuannya..
.
.
By handhikuchan

Tersenyum Dibalik Luka yang Membara

Tetesan
Demi tetesan ku sembunyikan dari dunia
Luka demi luka
Ku tutup rapat
Batinku tersayat-sayat
Seperti tertusuk duri mawar
Aku mencoba tertawa
Meski batinku menangis
Aku mencoba bahagia
Meski lukaku membara
Aku terdiam bukan berarti baik-baik saja
Hanya saja ku tak ingin mengumbar luka
Yang kau tau hanyalah aku yang ceria
Yang kau tau hanyalah aku yang terlihat baik
Namun sebenarnya bukan itu
Lukaku
Sedihku
Kekecewaanku
Hanya aku, diriku dan batinku yang merasakan
Sekuat-kuatnya aku berdiri
Meski ombak terus mengguyur
Aku tetap bertahan dengan senyum palsuku
Aku kuat karenamu
Aku tegar karenamu
Meski tak pernah tau lukaku
Akukan tetap selalu ceria di depanmu
Untukmu ku selalu belajar ikhlas
Untukmu juga ku menahan segala perihku sendiri
Bukan tak ingin membuatmu khawatir akan diriku
Cukuplah sakitku
Yang membuatmu berfikir sekuat tenaga
Mencari jalan terbaik
Dan mencari keajaiban yang terjadi
Kau mengatakan selalu padaku “ kalau kamu sakit semua itu sengsara”
Hancur rasanya hatiku
Ingin rasanya ku menangis
Ingin rasanya ku meminjam bahu seseorang
Untuk menahan tetesan demi tetesan
Bisakah aku selalu tersenyum meski terluka?
Dan bisakah aku selalu ceria untuk apapun yang terjadi ?
Meski keluh kesahmu menggoyahkan batinku
Bisakah aku menjadi penghilang penatmu ?
Bukannya menjadi beban hidupmu
Maafkanlah
Jika aku selalu membuatmu khawatir
Maafkanlah
Jika sakitku membuatmu bingung
Dan sebenarnya
Dirikulah yang lebih pedih
Merasakan apa yang terjadi pada diriku ini

Rabu, 17 Desember 2014

*Tidak Ada Judul*

Ketika tetesan air mata mengalir begitu saja,
rasa tenang dan puas yang ada di hati,
kecewa, terluka, sedih dan lainnya hilang bersama air mata,
tak ada kata yang bisa terucapkan,.

hanya air mata yang menetes dibalut do'a,
yang bisa membuat hati lega dan tenang,
tak ada seseorang yang bisa membantu,
hanya berbalut ketegaran semua bisa berjalan santai,.

semua tak akan bisa diungkapkan dengan kata-kata,
disaat hati terluka hanya itulah yang bisa membuat kita lega,
lega akan semua masalah yang sudah dilampiaskan dengan do'a,
dan hanya bisa selalu tegar, sabar, ikhlas dan pasrah,.
maka semua akan indah pada waktunya,.

Sabtu, 31 Mei 2014

*Suatu saat akan ada yang indah dalam perjalanan, ketika aku berlari kaupun acuh, dikala aku diam kaupun membuat onar. Selalu tak berjalan searah. Cinta lebih indah disaat aku dan kamu melangkah disatu titik yang sama dan saling melengkapi.


* Hatiku rapuh, kosong dan tak tentu arah. Entah apa yang ada dipikiranku ini. Cuma satu pintaku padaMu ya Allah, jadikan aku manusia yang lebih baik dan akan mendapatkan yang lebih baik pula. Rasa sayangku memang masih ada namun rasa sakit yang selaallu hinggap membuatku melepaskan rasa ini. Karena aku tak mau menjalani dg rasa sakit yang terus menurus. Cinta pahamilah, bukan hanya aku yang terbaik untukmu. Masih bnyak disana yang lebih segalany dari aku.


* Mengagumi seseorang dan tak pernah bisa terungkapkan itu sangat menyiksa batin, terasa lelah dan tak bisa menahan rasa sakit yang telah terjaadi dan q harus rela melihat mereka yang selalu berjalan bersama. Entah rasa ini apa yg aku rasakan.



*Aku selalu terbayang-bayang tentangmu. Aku tak mengerti apa yang aku rasakan. Rasa ini sangat membuatku tak yakin akan hal yang akan terjadi selanjutnya. Aku merasa jalan cintaku selalu menjadi yang tak aku harapkan. Aku tak mau berharap karena harapan hanya membuat sakit dan kecewa. Rasa sayang dan cinta yang aku rasakan akan aku pendam sampai saatny yg akan ditentukan dengan takdir.

By: nia.chan