aku sendiri, berdiri dan bertahan, berjuang dan semangat, tetap tersenyum walau pedih, berfikir dan berangan-angan, apakah semua ini hanya ilusi, iluusi tentang fikiranku yang terlalu takut akan kehilangan orang yang bermakna dan berarti untukku.
mencoba tak ingin tahutapi aku melihatnya, mencoba tak peduli tapi aku tak bisa, ingin aku buang jauh-jauh pikiran buruk dari fikiranku, namun aku susah dan mencoba tuk mengerti tapi telah aku coba perlahan membuang perlahan rasa iri hati yang aku rasakan.
aku disini bersama mereka, namun hatiku selalu sendiri, disiniku selalu tersiksa batin karena tak ada lagi yang bisa mendengarkan jeritan hatiku dan memberiku ketenangan, saat aku melakukan kesalahan mereka selalu menganggapku salah, padahal mereka juga melakukan hal yang sama padaku. mereka seenaknya sendiri tanpa dapat mengerti bagaimana perasaanku,












Tidak ada komentar:
Posting Komentar