(Pertama)
Bila kau menjauh dariu.
Maka tetaplah menjauh.
Jika aku memang bukan sahabat yang baik untukmu.
jangan pernah kau anggap aku sebagai sahabat.
Sahabat tidak hanya dibuat untuk pameran.
Namun sahabat untuk melengkapi indahnya hari-hari.
Susah, senang dan apapun yang terjadi.
Kita lakukan bersama dan kita lalui bersama.
(Kedua)
Luka,.
Luka yang kau beri.
Begitu menusuk hatiku.
Perasaan dan jiwaku.
Lukaku tak bisa terlihat.
Tak ada yang tahu.
Dan tak ada yang memahami.
Karena lukaku sudah kupendam begitu dalam.
(Ketiga)
Luka yang membekas begitu menusuk.
Kau tak pernah paham.
Kau tak pernah anggap aku.
Kau mulai tak mengerti.
Dan kau mulai menjauhiku.
(keempat)
Air mataku bercucuran.
Terus-menerus tak bisa berhenti.
Tak bisa aku tahan.
Ku telah mencoba.
Namun luka yang begitu sakit.
Memaksaku untuk menangis.
Tangisanku akan ku kenang.
Karena kamu yang membuatku terluka.
(NB)
Aku sendiri hanya bersama bayanganmu)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar